Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan Supaya Terhindar Dari Pemborosan Biaya Pembangunan
Guys, Bata Ringan merupakan salah satu batu bata yang cukup populer di Indonesia. Dari namanya saja, kita tentu sudah bisa menebak bahwa Bata ringan memang mempunya bobot yang ringan daripada batu bata pada umumnya. Tujuannya dibuat tentu untuk memudahkan kita dalam hal pembangunan.
Saking populernya nih, Bata Ringan kini semakin digemari di masyarakat perkotaan, tak terkecuali bagi masyarakat di perkampungan. Sayang, saat ini masih banyak yang belum memahami cara mengkalkulasi atau menghitung kebutuhan bata ringan untuk keperluan renovasi atau bangun rumah. Ujung-ujungnya, membeli bata ringannya malah kekurangan, atau malah kebanyakan. Untuk menghindari hal tersebut, berikut akan kami sampaikan tips atau cara mudah menghitung jumlah kebutuhan bata ringan supaya terhindar dari pemborosan biaya pembangunan.
Mengenal Bata Ringan dan Ukurannya
Bata Ringan atau yang juga dikenal dengan istilah Hebel adalah batu bata yang memiliki berat jenis lebih ringan daripada bata pada umumnya. Diproduksi di pabrik secara modern dengan teknologi Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Berbahan dasar pasir silica, kapur, gypsum dengan semen berkualitas tinggi. Material ini dikenal karena bobotnya yang ringan, presisi tinggi, serta pemasangan yang lebih cepat dibandingkan bata merah konvensional.
Ukuran Bata Ringan
Semua merk Bata Ringan umumnya mempunyai ukuran standart yang sama yaitu :
| Panjang | 60 cm |
| Tinggi | 20 cm |
| Tebal | 7,5 cm ; 10 cm ; 12,5 cm |
Jumlah Bata Ringan Per kubik
| Ketebalan | Isi Perkubik | Isi Per Meter |
| Tebal 7,5 cm | 111 pcs | 8 pcs |
| Tebal 10 cm | 83 pcs | 8,3 pcs |
| Tebal 12,5 cm | 66 pcs | 8,2 pcs |
Ada beberapa cara menghitung kebutuhan bata ringan, mulai dari yang gampang hingga yang susah. Namun, pada artikel ini akan kami berikan cara mudah dalam menghitung kebutuhan bata ringan. Bagaimana caranya? Untuk tahu lebih jelasnya, simak saja ulasan di bawah ini.
Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan Pada Bangunan
Berapakah jumlah kebutuhan bata ringan yang harus dibeli untuk ruangan dengan panjang 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi dinding 3,5 meter?

Cara Menghitung :
Asumsinya menggunakan Bata Ringan AAC dengan tebal 10 cm, ya guys
Hitung Keliling Ruangan :
2 x (panjang+lebar)
2 x (6 + 4) = 20 meter
Hitung Luas Ruangan :
Keliling ruangan x tinggi dinding
20 meter x 3,5 meter = 70 m2
Kebutuhan Bata Ringan = Luas ruangan x Jumlah bata ringan per m2 (8,3 buah)
70 m2 x 8,3 = 581 buah
Jika ingin membeli dalam kuota kubikasi :
581 dibagi Jumlah bata ringan per m3 (83 buah) Tebal 10 cm
581 : 83 buah = 7 kubik
Jadi jumlah kebutuhan bata ringan yang harus dibeli adalah 7 m3 (kubik)
Baca Juga :
Bata Ringan 1 Kubik Jadi Berapa Meter Persegi ?
| Ketebalan | Luasan (m²) |
| Tebal 7,5 cm | 13.33 m² |
| Tebal 10 cm | 10 m² |
| Tebal 12,5 cm | 8 m² |
Informasi Produk / Cara Pemesanan / Konsultasi Bangunan, Hubungi:
ARTHA MULIA PAMENANG. Distributor – Supplier – Jual Bata Ringan Murah
Jam Kerja
Senin – Jumat: 08.00 – 16.00
Sabtu: 08.00 – 15.00



Kirim e-mail
arthamuliapamenang@yahoo.com
Alamat Kantor
Sentra Bisnis Driyorejo Blok B1 No. 26
Jalan Batu Mulia 12D. Kota Baru Driyorejo
Gresik – Jawa Timur
Kunjungi Juga
bataringansurabaya.com
Keywords:
#perhitungankebutuhanbataringan #1m3bataringanjadiberapam2 #kebutuhanperekathebelperm2 #kalkulatorbataringan #1kubikbataringanjadiberapam2 #biayamembangunrumahdenganbataringan #caramenghitungplesteranbataringan #menghitungkebutuhanbataringanciticon #menghitungkebutuhanbataringanhebel #caramenghitungkebutuhanbataringan #caramenghitungkebutuhanbataringanperm2 #caramenghitungkebutuhanbataringanuntukrumah #caramenghitungkebutuhanbataringanhebel

